TITIEK PUSPA 74 TAHUN MASIH ENERJIK

KAYUAGUNG RADIO - Penyanyi Titiek Puspa tampil luar biasa. Meskipun usianya sudah 74 tahun, ia bisa mengimbangi vokal Kaka yang serak dan garang dalam konser tunggal Slank yang berlangsung di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta. Ia dan Kaka berduet menyanyikan "Orkes Sakit Hati".

Nenek yang beberapa kali telah mengganti namanya itu bukan sekedar bernyanyi. Ia pun menggoyangkan tubuhnya dengan lincah sesuai irama orkes Melayu ala Slank yang liriknya sarat kritik terhadap penguasa yang ingkar janji.

Padahal, waktu menunjukkan hampir tengah malam. Tetapi stamina nenek lincah itu tetap prima. Suaranya lantang. Penampilannya itu pun mendapat pujian dan ucapan terima kasih dari personel Slank. "Terima kasih kepada eyang," seru Kaka.

Untuk kali pertama, Slank melangsungkan pertunjukan di Ballroom hotel bintang lima. Sebuah pertunjukan yang tidak biasa mengingat sebelumnya pertunjukan band besutan Bimbim itu dilangsungkan di lapangan terbuka.

Slank memainkan lagu lawas dari album lama ketika Indra, Pay, dan Bongky masih masih bergabung. Sebut saja "Maafkan", "PISS", "Lembah Baliem", "Pak Tani", "Bang Bang Tut", dan "Tong Kosong". Bimbim dan Kaka juga memainkan lagu "Lorong Hitam". Lagu itu menurut Kaka sudah tidak dimainkan lebih dari sepuluh tahun dalam konser Slank. Penampilan mereka malam itu diiringi orkestra.

Konser band yang terbentuk pada 1983 itu, mendapat dukungan dari beberapa artis dan musisi. Mereka adalah Dira Sugandi, Sashi, Tika, Poppy Sovia, dan Yuyun. Di awal konser, Naif, Pure Saturday, dan Alexa membawakan lagu-lagu Slank sebagai tribute dengan caranya sendiri.

Pertunjukan itu kemudian berakhir lewat tengah malam setelah Slank memainkan lagu "Kamu Harus Pulang". Namun penonton yang berjubel itu belum beranjak dari tempatnya. Slank kemudian membawakan lagu "Terbunuh Sepi" dan "Jakarta Pagi Ini" sebagai penutup.

Tidak ada kejutan konser Slank. Aksi panggung Kaka juga sama seperti pertunjukkan sebelumnya. Namun, ia diingatkan untuk tidak langsung membuka bajunya. Tetapi harus dilakukan secara perlahan. "Enggak boleh langsung buka baju katanya. Haris dipirit-pirit," ucapnya tertawa.
Diberdayakan oleh Blogger.